ISSN

CONTACT
| Download Menu |
| Journal Template |
| Author Guidelines |
| Publication Statement |
| Statistics |
| TOOLS |
![]()
| Cooperate |
JDISTIRA berkomitmen menjaga keakuratan, keandalan, transparansi, dan integritas seluruh artikel ilmiah yang diterbitkan. Jurnal menyadari bahwa kesalahan dapat ditemukan setelah publikasi, baik yang berasal dari penulis, proses editorial, maupun proses produksi artikel.
JDISTIRA menyediakan mekanisme koreksi yang transparan dan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel pengabdian kepada masyarakat yang dipublikasikan tetap menyajikan informasi ilmiah yang akurat dan dapat dipercaya.
JDISTIRA membedakan koreksi berdasarkan sumber dan tingkat keseriusan kesalahan.
Koreksi penerbit dilakukan terhadap kesalahan yang terjadi selama proses penyuntingan, tata letak, pemeriksaan akhir, atau penerbitan artikel.
Contohnya:
Kesalahan pengetikan atau format yang memengaruhi kejelasan informasi.
Kesalahan nama penulis, afiliasi, atau metadata artikel.
Kesalahan penomoran halaman, tabel, gambar, atau referensi.
Kesalahan DOI, tanggal publikasi, volume, atau nomor terbitan.
Koreksi penulis dilakukan apabila ditemukan kesalahan dalam isi artikel yang tidak secara substansial menghilangkan keandalan hasil dan kesimpulan.
Contohnya:
Kesalahan angka atau informasi hasil kegiatan pengabdian.
Kesalahan tabel, grafik, atau dokumentasi pendukung.
Kesalahan pernyataan, interpretasi, atau referensi.
Kelalaian mencantumkan pendanaan, ucapan terima kasih, persetujuan etik, atau konflik kepentingan.
Seluruh permohonan koreksi harus melalui pemeriksaan dan persetujuan tim editorial JDISTIRA.
Penulis, pembaca, reviewer, maupun pihak terkait dapat melaporkan dugaan kesalahan dalam artikel yang telah diterbitkan melalui kontak resmi editorial JDISTIRA.
Laporan sebaiknya memuat:
Judul dan identitas artikel.
DOI atau URL artikel.
Penjelasan mengenai kesalahan yang ditemukan.
Lokasi kesalahan, seperti halaman, paragraf, tabel, atau gambar.
Bukti pendukung dan usulan perbaikan apabila tersedia.
Tim editorial akan mengevaluasi laporan dan dapat meminta klarifikasi kepada penulis atau pihak terkait.
Editor-in-Chief atau editor yang ditunjuk akan memeriksa kesalahan berdasarkan jenis, tingkat keseriusan, dan pengaruhnya terhadap keakuratan artikel.
Tim editorial dapat:
Memperbaiki kesalahan teknis kecil yang tidak memengaruhi substansi, sesuai praktik penerbitan yang berlaku.
Menerbitkan pemberitahuan koreksi resmi apabila perubahan perlu dicatat dalam rekam publikasi ilmiah.
Meminta klarifikasi atau dokumen pendukung dari penulis.
Melibatkan ahli independen apabila diperlukan.
Melakukan pemeriksaan integritas ilmiah apabila ditemukan indikasi pelanggaran etika publikasi.
Kesalahan yang terjadi secara tidak sengaja tidak secara otomatis dianggap sebagai pelanggaran etika.
Apabila diperlukan koreksi resmi, JDISTIRA akan menerbitkan pemberitahuan koreksi (correction notice) yang dihubungkan dengan artikel asli.
Pemberitahuan koreksi dapat mencakup:
Judul dan nama penulis artikel asli.
Volume, nomor, tahun, serta DOI atau URL artikel.
Penjelasan mengenai kesalahan.
Informasi yang telah diperbaiki.
Pengaruh koreksi terhadap hasil atau kesimpulan artikel.
Tanggal penerbitan koreksi.
JDISTIRA akan menjaga keterlacakan riwayat publikasi. Artikel asli dan pemberitahuan koreksi akan saling ditautkan apabila memungkinkan secara teknis.
Perubahan substantif tidak boleh dilakukan secara tersembunyi tanpa penjelasan yang memadai.
Apabila kesalahan hanya memengaruhi sebagian informasi, tetapi hasil dan kesimpulan utama artikel tetap dapat dipercaya, JDISTIRA dapat menerbitkan koreksi yang menjelaskan bagian yang diperbaiki.
Namun, apabila kesalahan secara substansial memengaruhi keandalan hasil atau kesimpulan, tim editorial akan mempertimbangkan tindakan lebih lanjut berupa Expression of Concern atau Retraction.
Perhatian khusus diberikan pada kesalahan yang dapat memengaruhi penilaian keberhasilan program pengabdian, efektivitas penerapan teknologi, keselamatan masyarakat, atau rekomendasi yang diberikan kepada mitra.
JDISTIRA dapat menerbitkan Expression of Concern apabila terdapat keraguan serius terhadap keandalan atau integritas artikel, tetapi bukti yang tersedia belum cukup untuk menetapkan koreksi atau pencabutan.
Pernyataan ini juga dapat diterbitkan apabila pemeriksaan dugaan pelanggaran masih berlangsung dan memerlukan waktu lebih lanjut.
Pemberitahuan akan menjelaskan alasan kekhawatiran dan dihubungkan dengan artikel asli. Statusnya dapat diperbarui apabila terdapat bukti atau keputusan baru.
JDISTIRA dapat melakukan pencabutan artikel apabila ditemukan bukti yang memadai bahwa artikel tidak dapat diandalkan atau mengalami pelanggaran etika publikasi yang serius.
Alasan pencabutan dapat meliputi:
Kesalahan besar yang menyebabkan hasil atau kesimpulan tidak valid.
Fabrikasi atau falsifikasi data kegiatan pengabdian.
Plagiarisme atau publikasi ganda yang serius.
Manipulasi dokumentasi, hasil evaluasi, atau bukti pelaksanaan kegiatan.
Pelanggaran etika yang secara serius memengaruhi integritas publikasi.
Pencabutan artikel bertujuan memperbaiki rekam ilmiah dan memberikan informasi kepada pembaca bahwa artikel tidak dapat lagi dijadikan rujukan sebagaimana diterbitkan sebelumnya.
Pemberitahuan pencabutan akan memuat identitas artikel dan alasan pencabutan serta ditautkan dengan publikasi asli.
Artikel yang dicabut tetap dapat diakses apabila memungkinkan dan sesuai ketentuan hukum serta etika, dengan penandaan RETRACTED secara jelas.
Penulis bertanggung jawab memeriksa artikel yang telah diterbitkan dan segera melaporkan kepada tim editorial apabila menemukan kesalahan penting.
Penulis wajib:
Memberikan informasi koreksi yang akurat.
Menyediakan bukti atau dokumen pendukung.
Menjelaskan bagian yang perlu diperbaiki.
Memberitahukan usulan koreksi kepada seluruh penulis terkait.
Bekerja sama dalam proses evaluasi editorial.
Apabila terdapat perbedaan pendapat antarpenulis mengenai koreksi, tim editorial dapat meminta klarifikasi atau dokumen tambahan sebelum mengambil keputusan.
Seluruh keputusan mengenai koreksi, Expression of Concern, dan pencabutan artikel dilakukan secara independen oleh tim editorial JDISTIRA berdasarkan bukti yang tersedia serta standar etika publikasi.
Proses penanganan dilaksanakan secara adil, transparan, objektif, dan menjaga kerahasiaan apabila diperlukan.
Editor yang memiliki konflik kepentingan terhadap artikel atau kasus yang ditangani tidak boleh terlibat dalam pengambilan keputusan terkait.
JDISTIRA mengacu pada prinsip etika publikasi yang relevan, termasuk pedoman dari Committee on Publication Ethics (COPE).
JDISTIRA memandang koreksi terhadap artikel yang telah diterbitkan sebagai bagian penting dari tanggung jawab penerbitan ilmiah.
Jurnal berkomitmen menjaga keakuratan rekam publikasi melalui mekanisme koreksi, pernyataan keprihatinan editorial, dan pencabutan artikel apabila diperlukan.
Penerapan kebijakan ini bertujuan memastikan bahwa artikel pengabdian kepada masyarakat yang diterbitkan tetap memiliki integritas ilmiah, dapat dipertanggungjawabkan, dan memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kebijakan ini disusun dengan mengacu pada prinsip etika publikasi Committee on Publication Ethics (COPE) dan praktik penerbitan ilmiah yang bertanggung jawab.
Referensi Kebijakan
Committee on Publication Ethics (COPE): https://publicationethics.org/
COPE Retraction Guidelines: https://publicationethics.org/retraction-guidelines
COPE Core Practices: https://publicationethics.org/core-practices
ISSN

CONTACT
| Download Menu |
| Journal Template |
| Author Guidelines |
| Publication Statement |
| Statistics |
| TOOLS |
![]()
| Cooperate |
Editorial Office :
Rumah Jurnal
Institut Penelitian Bakti Inovasi Indonesia (IPB2I) Journal
Center Of IPB2I Journal
Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah
Jl. Datuk Tunggul, Kel Teluk Kenidai, Kec Tambang, Kab Kampar, Prov Riau, Indonesia.
Phone : +6281170710390
e-mail : [email protected]
Link Maps : Maps Office Rumah Jurnal, Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

JDISTIRA is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0